♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
menapaki jalan hidup ini bersamamu wahai zauji,..
ketika janji "mulia nan suci" tlah terpatri dihati,..
disaksikan para saksi yg menemani penyebutan janji tsb,..
dengan tegas kau ucapkan janji mulia nan suci tsb dihadapan para saksi,..
alhamdulillah,...
kini tak henti ku memuji Maha Penciptaku,.. Maha Pemberi nikmat-nikmat yg tak henti & anugerah Cinta ini untuk mu,..
wahai zauji,.. tanggung jawab terhadapku telah diserahkan kepadamu dari umi abiku,..
subhanallah,... sekali lagi inilah nikmat-Nya,.. ketika semuanya tlah halal cinta kita berdua,..
indahnya saat itu, bersamamu ku bicarakan cinta tanpa batas, karna semua keharaman tlah terlepas,..
zauji,.. ku ingin katakan suatu hal kepadamu, sungguh aku sangat bahagia,..
bahagiaku karna kita tlah tepati janji kita berdua, untuk menikah sehingga terjalin sudah cinta kasih abadi ini, & bersyukur karna Allah tlah khendaki mudah untuk hari terindah kita,..
zauji,.. bimbinglah aku, agar tetap menjadi istri yang terbaik untukmu, sesuai keinginanmu,..
tetapi ketika hal tersebut terlihat kurang didiriku & tidak sesuai dgn keinginan hati mu,..
sampaikanlah kata terbaikmu kepadaku,.. tutupi kekuranganku tersebut dgn kelebihanmu,..
maafkanlah aku ya zauji,.. setiap tingkah salahku, setiap kata tak pantasku terhadapmu, setiap sifat ku yg tak kau sukai didiriku,.. jika sempatkan ku kan mmhon kpdmu, ku pegang tanganmu kan ku singgahi tanganmu diatas kepalaku,.. jika kau ridhoi & memaafkanku, ku pinta satu hal kau utk mencium kening ku saat itu,..
ya zauji maafkan atas khilafku,..
Allahu Rabbi, inikah rasa cinta karna-MU kukatakan "sungguh indah" "sangatlah indah",..
terimakasih atas khendak-Mu ya Rabb, tlah Engkau pertemukan kami untuk menapaki hidup diatas janji "Mulia nan Suci",.. yaitu sebuah ikatan indah dalam "Pernikahan",..
by:UmaimahAisyah^_~
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Jumat, 22 April 2011
♥♥ Janji Mulia nan Suci ♥♥
Selasa, 08 Maret 2011
♥♥ untuk mu calon istriku kelak ♥♥
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
inshaAllah saat engkau halal bagiku
jadilah engkau wanita yang sholehah, qonaah & mencintaiku sepenuh hatimu..
riaslah wajah cantikmu dengan bilasan air wudhu...
tegakkanlah selalu apa yg menjadi hak Allah atasmu...
jadikan hijab bukan hanya sebagai jatidirimu..
tapi jadikan sebagai wujud ketakwaanmu kepada Allah sang Penciptamu...
hiasilah harimu dengan mentadaburi ayat-ayat suci-NYa...
duhai calon istriku...
jadilah engkau istri yg selalu ada kala susah dan senangku...
jadilah engkau perhiasan dihatiku,
yg akan selalu terlihat indah.
duhai calon istriku....
cintai aku karena Allah,
karena cinta itu tidak akan lekang oleh waktu.
jangan pernah berhenti memilikiku hingga Allah pisahkan kita nanti dalam suratan takdir-NYa...
♥♥ UHIBBUKIFILLAH ♥♥
26 januari 2011,00.05 KSA
Makkah Al-mukaramah
Last edited by abu ibrahim; 03-02-2011 at 05:08 AM.. ^_^
inshaAllah saat engkau halal bagiku
jadilah engkau wanita yang sholehah, qonaah & mencintaiku sepenuh hatimu..
riaslah wajah cantikmu dengan bilasan air wudhu...
tegakkanlah selalu apa yg menjadi hak Allah atasmu...
jadikan hijab bukan hanya sebagai jatidirimu..
tapi jadikan sebagai wujud ketakwaanmu kepada Allah sang Penciptamu...
hiasilah harimu dengan mentadaburi ayat-ayat suci-NYa...
duhai calon istriku...
jadilah engkau istri yg selalu ada kala susah dan senangku...
jadilah engkau perhiasan dihatiku,
yg akan selalu terlihat indah.
duhai calon istriku....
cintai aku karena Allah,
karena cinta itu tidak akan lekang oleh waktu.
jangan pernah berhenti memilikiku hingga Allah pisahkan kita nanti dalam suratan takdir-NYa...
♥♥ UHIBBUKIFILLAH ♥♥
26 januari 2011,00.05 KSA
Makkah Al-mukaramah
Last edited by abu ibrahim; 03-02-2011 at 05:08 AM.. ^_^
♥♥ Akhirnya ia datang ♥♥
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Alhamdulillah,.. terlaksana sudah dirimu (calon suami ku) tuk silaturahmi kerumah,.. hmm senangnya...
Saat itu aku & umi masih sibuk didapur, entah ketika terdengar suara motor dari depan halaman rumah, tiba2 aku dikejutkan dgn suara tsb,.. segera menengok nengok intip mengintip dari balik jendela depan ruang tamu, hihi… (ketauan deh)
MasyaAllah hati ku…, hati ku ya Allah…, mungkin saat itu hatiku sedang mewarnai dirinya dengan merah jambu (hee lebai2 :p )
Subhanallah jantungku…, jantung ku ya Rabb…, seketika seperti berdegup kencang berbunyi syahdu dgn nadanya yg biasa terdengar dag-dig-dug dag dig-dug & seterusnya… (hee :p)
Yah.. itu dia ya Allah, dia datang,… segera bergegas ku kembali ke dapur seakan akan ingin kabur dari kedatangan si penagih hutang (iah penagih hutang cinta utk menikah hihi apa deh :p)
Saat itu yg terjadi didapur seperti tidak berkonsentrasi utk memasak, untung saja tidak terjadi hal yg tidak diinginkan (seperti lupa dikasih garam, / lupa dimasukin bahan2 yg penting ke dalam sayur asem hee) tapi alhamdulillah masih bisa di kendalikan.. :p
Umi.. iah ku panggil umi yg sedang ada dibelakang dapur, ku meminta umi dengan nada memohon utk menerima tamu yang datang tersebut (calon suami ku / calon mantu umi abi ku) ku meminta umi saat itu karna ku tak sanggup utk menyambutnya duluan ( hee lebai deh) huft…
Oh.. Seperti inikah rasanya ya Allah… segala puji hanya untuk-Mu atas segala apa yg telah terjadi.. J
Subhanallah dia datang, ku dengar suaranya mengucap salam, (padahal didapur) hmm… krn disaat itu aku terdiam ingin tau rasanya apa yang sedang terjadi di ruang tamu,.. ya Allah,.. aku bahagia,… senyam-senyum… huss kembali memasak! Dikagetkan ku dengan suara yg tak dikenal :p
Calon suami ku akhiranya datang juga dirimu,.. hmm… aku berusaha untuk tetap tenang, tetapi.. L aku merasa saat itu hati ini seperti tidak bisa mengungkapkan apa-apa lagi,..
Disaat itu pula abi sedang bersiap2 untuk menemuinya diruang tamu, dari dalam kamarnya abi nampak santai sekali, tidak seheboh diriku,.. (hee ya ialah)
Kembali mempersiapkan hidangan untuk nanti, hidangan sederhana tetapi dengan rasa yang istimewa, “Sayur asem” inilah menu utama untuknya (bnr2 sederhana) alhamdulillah aku berharap ia suka… J
Ku lihat sepintas abi umi sedang berbicara dengannya, hmm.. terdengar jelas apa yg dibicarakan, yaitu hal seputar rencana aku dengannya.
Saat umi tiba2 datang ke dapur saat itu tiba2 ku dikagetkan dengan umi meminta ku membawakan teh untuknya,.. MasyaAllah,… bagaimana ini.. seketika itu jantungku berdetak lagi,.. aku seakan salah tingkah,.. aku.. aku.. ahh… baiklah akan aku laksanakan.. (siap2 iah go’) perlahan aku siapkan gelas lalu serbuk tehnya & gulanya lalu kutambahkan setengah air panas kucampurkan dgn air yang tidak bgitu panas, hmm kurasa cukup, biarlah pertama kalinya ia meminum teh manis buatanku yang mungkin tidak sesuai seleranya… L (hee) selesai membuat, ku langkah kan kaki ini tuk mengantar teh yang kubuat untuknya tadi,.. Bismillah… gemetar tanganku seketika itu, hmm ayolah jangan seperti itu iah tangan ku sayang nanti bisa tumpah tehnya… hmm… alhamdulillah sampai juga dimeja tamu, & ku terdiam benar-benar terdiam, tetapi saat itu pula ku persilahkan untuknya dengan menyodori tehnya dan berkata “ini minumnya” dan ia pun menjawab “makasiih” (senyam-senyum dalam hati) ku bergegas langsung menuju dapur, tak ucap salam dengannya ya Rabb aku lupa sangat lupa,… (afwan ya akhi L)
Setelahnya,… dilanjutkan dengan sesi makan bersama hmm… dengan lesehan khusus seperti bisa disebut khas daerah’ dengan menu utama yaitu “sayur asem”
Disaat2 itulah moment bahagia yang aku rasakan karna baru pertama kalinya ia makan bersama keluarga tercintaku yang amat sederhana ini,.. Subhanallah… *senyum*
Kami sekeluarga seakan sudah lama mengenal & akrab didalam suasana baru seperti ini. Alhamdulillahi ya Rabbi.. dihadirkan suasana tawa2 kecil dengan hidangan2 yang seadanya,.. aku ungkapkan sekali lagi dihatiku “ya Allah aku bahagiaa..”
Selesai sudah moment makan bersama tersebut,…
& dilanjutkan dengan membicarakan hal-hal yang masih dalam seputar rencana,..
aku bergegas kekamar umi, aku masih tak’ bisa bertatap muka dengannya tidak & belum bisa, afwaan….
Baiklah,.. inilah yang terjadi hari sabtu pagi ini, dimana moment kebahagiaan baru akan dimulai,… bertemu dengannya dirumah adalah hal yang paling membahagiakan plus mendebarkan,.. & inilah kenikmatan yang tak terkira dari-MU ya Allah,…
Sekali lagi aku tak’ menyangka akan sangat sejauh ini dengannya…
Untuk mu wahai calon suami ku terkasih,… terimakasih untuk awal kebahagiaan ini dengan kau menyempatkan untuk bersilaturahmi kerumah kami,
bertemu umi & abi bercengkrama bersama kami & ini adalah untuk yang pertama kali, bahagia ku karna ini khendak-NYA Rabbul Izzati..
Uhibukafillah ya akhina.. jaga cintamu karna-NYA itulah yang kuharapkan untuk selamanya,.. insyaAllah Allah akan segerakan untuk menghalalkan aku dikehidupan mu,… AllahuRabbi bahagia ku bertemu denganmu karna-NYA.
Sekian… ^_^
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Jumat, 04 Maret 2011
♥♥ Rencana malam ini ♥♥
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
ya Allah,... semuanya akan semakin dekat,..
hmm.... sore ini ku helakan nafas sesaat ketika sepintas kata difikiranku tersirat " ya Allah ini kah nikmat yg Kau berikan pd ku" sambil senyam-senyum ditemani semilir angin yang masuk kedalam jendela kamar ku,... hmm Subhanallah.... senyum dibibir ini pun terus mengembang, namun tak berapa lama, adzan ashar pun berkumandang,.. Alhamdulillah... ^_~
setelahnya kini menanti malam tiba, karna seseorang yg terpenting akan datang,..
hmm.... lagi2 ada rasa resah yang tidak diundang,... hus..hus pergi2... tapiii.....
sesaat aku mengadu kpd Rabb ku "ya Allah aku belum siap ketemu dgnnya" afwan...
huzzz.... secara tiba2 ada yg menghilangkan kata2 tersebut didalam benakku, "baiklah kini aku siap" mantap, hee... seperti ingin mendapatkan sebuah tantangan... Astagfirullah,... sudah..sudah...
hmm.... tetapi.... Qadarullah,... ternyata malam yg dijanjikan (insyaAllah) tidak jadi,...
lagi2 aku mengadu pada Rabb ku " ya Allah aku sedikit sedih " & begitupun lagi ada yg menghilangkan
kata-kata tersebut, "tidak mengapa karna sabar itu manis" senyum mengembang,..
akhirnya diputuskan untuk besok pagi datang bersilaturahmi, insyaAllah,.. . *ditunggu kelanjutannya* ^_~
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
ya Allah,... semuanya akan semakin dekat,..
hmm.... sore ini ku helakan nafas sesaat ketika sepintas kata difikiranku tersirat " ya Allah ini kah nikmat yg Kau berikan pd ku" sambil senyam-senyum ditemani semilir angin yang masuk kedalam jendela kamar ku,... hmm Subhanallah.... senyum dibibir ini pun terus mengembang, namun tak berapa lama, adzan ashar pun berkumandang,.. Alhamdulillah... ^_~
setelahnya kini menanti malam tiba, karna seseorang yg terpenting akan datang,..
hmm.... lagi2 ada rasa resah yang tidak diundang,... hus..hus pergi2... tapiii.....
sesaat aku mengadu kpd Rabb ku "ya Allah aku belum siap ketemu dgnnya" afwan...
huzzz.... secara tiba2 ada yg menghilangkan kata2 tersebut didalam benakku, "baiklah kini aku siap" mantap, hee... seperti ingin mendapatkan sebuah tantangan... Astagfirullah,... sudah..sudah...
hmm.... tetapi.... Qadarullah,... ternyata malam yg dijanjikan (insyaAllah) tidak jadi,...
lagi2 aku mengadu pada Rabb ku " ya Allah aku sedikit sedih " & begitupun lagi ada yg menghilangkan
kata-kata tersebut, "tidak mengapa karna sabar itu manis" senyum mengembang,..
akhirnya diputuskan untuk besok pagi datang bersilaturahmi, insyaAllah,.. . *ditunggu kelanjutannya* ^_~
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
♥♥ Surat Hati Teruntuk Calon Suamiku ♥♥
♥♥ ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
Assalamualaikum warrahmatullah,..
Dear calonku suamiku yang dirahmati Allah,..
Duhai engkau yang kini entah berada dimana,..
Aku benar2 tak berani membayangkan,..
Engkau akan berbentuk seperti apa,..
Bagaimanakah rupamu,..
Tampankah,..
Maniskah,..
Mempesonakah,..
Gagahkah,..
Oh,.. tidak,..
Aku tak berani membayangkan,..
Dirimu akan seindah itu,..
Karena aku cukup menyadari keterbatasanku,..
Wahai calonku,..
Yang kuinginkan darimu hanyalah kebaikan agamamu,..!!
Kita bersama menggapai cinta-Nya,..!!
Kau yang akan selalu menguatkanku,..!!
Disaat segalanya begitu sulit,..!!
DEngan segala kesabaranmu membimbingku,..!!
Mengajariku,.. Menenangkanku,..!!
Bersama melangkah menuju keridhoan dan rahmat-Nya,..!!
Wahai calonku,..
Akan kupersembahkan seluruh jiwa dan ragaku,..
Hanya untuk mengabdi padamu,..
Namun aku akan mengakui satu hal padamu,..
Sebelum engkau datang,..
Aku lalai,..
Telah ada seseorang yg mengisi satu ruang dihatiku,..
Aku tak mampu menjaga hatiku,..
Namun aku berjanji,..
Itu hanya akan menjadi masa lalu,..
Dan aku cukup yakin,..
Bahwa kau cukup mengerti akan sebuah arti masa lalu bagiku,..
Sesuatu yang teramat jauh yang tak mungkin terjamah,..
Dan sungguh sia2 mempersoalkan masa lalu,..
Wahai calonku,..
Jika memang kau dapat mengerti hal ini,..
Jika memang tak ada lagi ragu di hatimu,..
Maka terimalah aku menjadi pendampingmu,.. ^_^
♥♥ ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
♥♥ Yang Perlu Diperhatikan untuk M’Jadi Istri Sholihah ♥♥
Lihatlah pada diri anda wahai Istri…,
Apakah anda sebagai tempat yang tenang bagi suamimu? Dia merasa tenang untuk datang kepada anda setelah pergi dan berpisah, penat, capek dan lelah? Atau anda menghindarkan diri untuk menemaninya, dan sangat berat bagi anda untuk ikut menanggung kegalauan perasaannya ?
Apakah anda sebagai tempat yang tenang bagi suamimu? Dia merasa tenang untuk datang kepada anda setelah pergi dan berpisah, penat, capek dan lelah? Atau anda menghindarkan diri untuk menemaninya, dan sangat berat bagi anda untuk ikut menanggung kegalauan perasaannya ?
Sesungguhnya keberadaan anda sebagai tempat yang tenang bagi suami, mengingatkan anda agar bisa sebagai tempat istirahat baginya dalam segala sisi; menebarkan ketenangan dirumah, menyiapkan makanannya dan membersihkan rumahnya, sehingga dia tidaklah mendengarkan kecuali kebaikan. Dan matanya tidak melihat pada diri anda kecuali kebaikan. Jika anda menginginkan suami yang bisa menyejukkan mata anda, maka jadilah penyejuk mata baginya.
‘Abdullah bin Ja’far berwasiat kepada putrinya pada hari pernikahannya, “Hindarilah olehmu sifat cemburu, karena merupakan kunci terjadinya perceraian. Jauhilah olehmu banyak mencela, karena akan menyebabkan kebencian. Pergunakanlah celak, karena merupakan perhiasan yang paling baik. Dan wewangian yang paling semerbak adalah air.”
Seorang ibu menasehati putrinya pada malam pernikahan, dia berkata, “Kamu wajib untuk qona’ah, mendengar dan taat, menjaga diri dan tenang. Jagalah kecintaan. peliharalah harta benda. Bantulah pekerjaannya. Kerjakan apa yang menyenangkannya. Simpanlah rahasianya. Jangan menentang perintahnya. Tutuplah cela dan sakunya. Cintailah dia ketika sudah tua. Jagalah lisanmu. Pilihlah tetanggamu. Dan kokohlah didalam keimananmu.”
Lalu dimanakah Anda wahai wanita yang mulia dari wasiat-wasiat berharga ini untuk dipersembahkan kepada seorang suami yang disabdakan oleh Rosulullah, “Dia adalah surga dan nerakamu.”
Maka tidak sepantasnya bagi seorang istri untuk tertawa dihadapan suaminya ketika dia dalam keadaan marah. Dan tidak sepantasnya bagi seorang istri tatkala suaminya marah, dia tinggalkan dan tidak berusaha untuk menjadikannya ridha. Karena hal ini akan semakin menambah kemarahan suami. Betapa banyak istri yang mempunyai tempat tersendiri didalam hati suaminya karena dia selalu berusaha untuk mencintainya dan membuatnya ridha, sampaipun tatkala sang suami marah kepadanya dalam keadaan dia yang salah terhadap hak istrinya.
Nabi sholallohu ‘alaihi wasallam bersabda, “Maukah aku kabarkan kepada kalian tentang wanita-wanita kalian yang berada disurga? Yang penyayang, banyak anak dan banyak meminta maaf; yaitu wanita yang tatkala dizhalimi (oleh suaminya) mengatakan, ‘Ini tanganku berada di tanganmu, aku tidak akan merasakan ketenangan hingga engkau ridha’.”
Dan istri harus tahu bahwa membantu suami adalah wajib baginya. Wajib baginya untuk menaati suami dalam perkara yang halal. Adapun dalam perkara yang harom, maka tidak boleh menaatinya. Karena itu wajib baginya untuk mengerjakan apa yang dibutuhkan oleh suami dirumahnya, tunduk kepadanya dan tidak sombong.
Istri sholihah adalah yang mengetahui tentang agungnya kedudukan suami; dan besarnya hak suami atasnya. Maka dia akan berusaha keras untuk memberikan ketenangan dan kebahagiaan kepadanya. Seorang istri hendaknya merenungkan sabda Rosulullah, “Seandainya aku (boleh) memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan istri untuk sujud kepada suaminya.”
Maka wajib bagi istri untuk melayani suami dengan baik, menjaga rahasianya dan memelihara hartanya, karena dia adalah orang yang diamanati. Jangan sampai membuka tirainya kepada selain suami. Melembutkan hati anak-anak atasnya. Menghindari sikap keras dan kasar. Jika suami memberikan bantuan atau hadiah -misalnya-, maka berterimakasihlah atas perbuatannya dan memujinya dengan baik. Jangan mencela apa yang dia berikan dan jangan mencaci apa yang dia kerjakan untuk istri dan anak-anaknya. Istri harus mencari tempat-tempat yang bisa menjadikan suami ridha, kemudian bergegas mengerjakannya.
Selalu membantu suami untuk menjaga diri dan menghindar dari fitnah. Maka jangan tinggalkan tempat tidur suaminya, menyingkir tidur sendirian. Nabi bersabda, “Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, tidaklah seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur, kemudian istri menolaknya, kecuali yang di langit akan marah kepada istri tersebut hingga suami ridha kepadanya.”
Maka temanilah suami didunia dengan cara yang baik. Kerjakan apa yang disukai suami -meski dia tidak menyukainya-, dan tinggalkanlah apa yang tidak disukai suami- meski dia menyukainya- karena mengharap pahala dari Alloh, dan sadar bahwa suami adalah tamu yang sedang singgah ditempatnya dan hampir pergi meninggalkannya, maka janganlah disakiti baik dengan ucapan maupun perbuatan.
Rosulullah bersabda, “Tidaklah seorang istri menyakiti suaminya didunia, kecuali istrinya dari bidadari berkata, ‘Jangan sakiti dia -semoga Alloh mencelakakan kamu-. Dia di sisimu hanyalah sekedar singgah, sebentar lagi akan meninggalkanmu menuju kami’.”
Ketahuilah bahwa wanita yang paling utama adalah yang selalu menganggap besar apa yang dilakukan oleh suaminya, meski perkara yang kecil. Memuji dihadapan orang lain dengan kebaikan meski suami penuh dengan kekurangan. Dia percaya bahwa semua itu akan berakibat baik baginya. Dan akan menjadi pendorong bagi suaminya pada suatu hari nanti untuk merasakan kecintaan dan kasih sayang istri kepadanya.
Hendaklah bersih hatinya terhadap suaminya. Jika dia kurang didalam memenuhi haknya, maka hendaklah dia pandai-pandai untuk menyampaikan hal tersebut dengan satu cara atau lainnya, tanpa menyakiti atau mencelanya, dengan mencari waktu yang tepat yang ketika itu pikiran suami sedang jernih dan lapang dada.
Kita memohon kepada Alloh agar menegakkan rumah-rumah kita diatas kebahagiaan. Dan kita memohon kepada Alloh agar menjadikan apa yang kita ucapkan ikhlas karena wajah-Nya Yang Mulia.
-dinukil dari Kitab HARMONIS, Idaman Setiap Keluarga; Asy-Syaikh Salim Al-’Ajmi;Pustaka Salafiyah-
♥♥ ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
♥♥ Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali... ♥♥
♥♥Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali...
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
♥♥Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali...
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
♥♥Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali...
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya. Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah, musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.
Tapi hanya di mata manusia. Sedangkan yang Maha Kuasa tak pernah memandang rupa atau pun bentuk tubuh kita. Namun Ia melihat pada hati dan amal-amal yang dilakukan hamba-Nya.
♥♥Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali...
Tapi cantik fisik tak akan pernah abadi. Saat ini para pesolek bisa berbangga dengan kemolekan wajah ataupun bentuk tubuhnya. Namun beberapa saat nanti, saat wajah telah keriput, rambut pun kusut dan berubah warna putih semua, tubuh tak lagi tegak, membungkuk termakan usia, tak akan ada lagi yang bisa dibanggakan. Lebih-lebih jika telah memasuki liang lahat, tentu tak akan ada manusia yang mau mendekat.
♥♥Calon Istriku , Kamu Cantik Sekali...
Tapi kecantikan hanyalah pemberian dan untuk apa dibangga-banggakan? Sepantasnya kecantikan disyukuri dengan cara yang benar. Mensyukuri kecantikan bukanlah dengan cara memamerkan, memajang gambar atau mengikuti bermacam ajang lomba guna membandingkan rupa, sedangkan hakekatnya wajah itu bukan miliknya. Tidakkah engkau jengah bila banyak mata lelaki ajnabi yang memandangi berhari-hari? Tidakkah engkau malu ketika wajahmu dinikmati tanpa permisi karena engkau sendiri yang memajang tanpa sungkan. Ataukah rasa malu itu telah punah, musnah? Betapa sayangnya jika demikian sedangkan ia sebagian dari keimanan.
Langganan:
Postingan (Atom)




